bimbingan belajar neutron siap lebih dini 2-3 semester

bimbingan belajar crash program neutron

bimbingan belajar neutron sukses sbmptn 2017

bimbingan belajar program minggu kedinasan neutron

bimbingan belajar neutron priority iup - ugm

bimbingan belajar program minggu neutron

bimbingan belajar neutron siap lebih dini SLD

bimbingan belajar neutron siap lebih dini excellent priority ions

bimbingan belajar neutron siap lebih dini excellent

bimbingan belajar program minggu neutron

bimbingan belajar neutron ujinas

bimbingan belajar neutron

bimbingan belajar neutron ukk

siswa neutron diterima ptn


i-link takes you abroad, belajar, kuliah ke luar negeri




 
 
 
 
INFO PTN

AKADEMI IMIGRASI ( AIM )

 

 


Akademi Imigrasi
(AIM) adalah pendidikan kedinasan yang bernaung dibawah Departemen Hukum & Hak Asasi Manusia RI . Akademi ini didirikan pada 1962 dan sempat terhenti sebelum kemudian difungsikan kembali di tahun 2000 . AIM bertujuan mencetak kader pimpinan di lingkungan Ditjen imigrasi dan Depkumham masa depan dimana lulusannya kelak akan ditempatkan di seluruh kantor imigrasi di Indonesia dan atau di perwakilan imigrasi di luar negeri. Bagi lulusan AIM yang telah di wisuda akan mendapat Brevet Pejabat Imigrasi (PI) dan langsung mengikuti Pendidikan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Pusat Pendidikan Reserse dan Kriminal Polri di Cisarua, Bogor .

 

Lama pendidikan

Pendidikan dilaksanakan selama tiga tahun yang diawali Pendidikan Dasar Kesamaptaan dibawah pengawasan Korps Marinir dan atau Korps Brimob (tiga tahun terakhir dilakukan secara bergantian di Bumi Marinir Cilandak dan Pusat Brimob Kelapa Dua ), yang dilanjutkan dengan masa BASIS, yaitu Persiapan dan Pengenalan Kehidupan Taruna kepada calon taruna di Ksatrian AIM- Pusdiklat Depkum & HAM RI selama tiga bulan.

 

Praktek kerja

Praktek dilaksanakan dalam tiga tahap:

  • Tahap I: Praktek Pengenalan Lapangan (PPL) yang dilakukan pada akhir semester 2.
  • Tahap II: Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang dilaksanakan pada akhir semester 4.
  • Tahap III: Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang dilaksanakan pada akhir semester 6.

 

Fasilitas Pendidikan

Setiap taruna AIM diberi fasilitas asrama dan seluruh perlengkapan dan atribut taruna, meliputi seragam PDO (pakaian dinas olahraga), PDL (pakaian dinas lapangan), PDH (pakaian dinas harian), PDU (pakaian dinas upacara), PDP (pakaian dinas pesiar), seragam marching band serta atribut lain seperti topi pet, baret hingga sepatu. Setiap bulannya, taruna AIM juga memperoleh uang saku dan pesiar setiap satu minggu sekali. Ksatrian AIM juga dilengkapi dengan sarana olahraga seperti lapangan sepak bola, basket, voli, tenis dan gym, serta laboratorium bahasa Inggris dan komputer.

 

Penerimaan Taruna AIM Tahun 2013

Untuk tahun 2013, AIM akan menerima calon taruna dengan kuota sebagai berikut :

1. Formasi penerimaan sebanyak 65 dengan alokasi

  • Formasi  Umum  sebanyak  60 formasi  dengan  rincian  :
    • Pria  :  54 formasi
    • Wanita :  6 formasi
  • Formasi  PNS  Kemenkumham  sebanyak  5  formasi dengan  rincian
    • Pria  : 3  formasi
    • Wanita : 2 formasi

2. Pria / Wanita

3. Pendidikan  SLTA  Sederajat  dengan  nilai  ljazah  terakhir  rata-rata  7 (tujuh)  dan  nilai  Bahasa lnggris  7 (tujuh)  pada  rapor  semester  akhir  dan atau ijazah  dan atau  Ujian  Nasional (khusus  untuk daerah  Papua dan  Papua Barat nilai  ljazah  rata-rata  6,5  dan  nilai  Bahasa lnggris  6,5 (enam  koma  lima)

4. Umur  pada  tanggal  01  Maret 2013

  • Minimal 18 tahun
  • Maksimal 22 tahun  (dibuktikan  dengan  akte  Kelahiran/surat  keterangan  lahir

5. Tinggi Badan  minimal Pria  168  cm,  Wanita minimal  160  cm, berat  badan  seimbang (ideal) berdasarkan  hasil  pengukuran  yang  dilaksanakan  pada  saat  tes  kesehatan  dan kesamaptaan  (khusus  untuk  daerah  Papua  dan  Papua  Barat  tinggi  badan  minimal  Pria 165 dan  Wanita 155  dengan  berat  badan  seimbang  (ideal)

6. Berbadan sehat,  tidak  cacat  fisik  dan mental, tidak  berkacamata,  tidak  tuli,  tidak  bertato dan  tidak  buta  warna  dibuktikan  dengan  Surat  Keterangan  Dokter  RS. Pemerintah

7. Bebas  HIV/AIDS, bebas narkoba,  hepatitis dan  paru-paru sehat dibuktikan  dengan  Surat Keterangan  Dokter dan  Keterangan  Hasil  Rontgen  (setelah  dinyatakan  lulus)

8. Belum  pernah  menikah  dibuktikan  dengan  Surat  Keterangan  dari  Lurah  dan  sanggup  tidak menikah  selama  pendidikan

9. Bersedia  ditempatkan  di Unit  Pelaksana  Teknis  (UPT)  di seluruh  Wilayah lndonesia

 

10. Seleksi  ujian dilakukan  dengan  sistem  gugur yang  terdiri dari  :

a. Seleksi  Administrasi

b. Ujian Tulis  Tes Kompetensi  Dasar  (TKD)

c. Tes  Kesehatan  dan  Kesamaptaan

d. Psikotes  dan  Tes  Pengamatan  Fisik dan  Keterampilan  (PFK)

 

12. Membuat  dan mengisi  formulir  pernyataan  dan  melengkapi  surat-surat  keterangan  lainnya setelah  dinyatakan  diterima  sebagai  Calon  Taruna

 

13. Berkas  lamaran  dimasukkan  dalam  Stopmap  warna  Biru,  di  luar  Stopmap  tertulis

a. Nama

b. Tempat dan Tanggal  Lahir

c. Pendidikan

d. Alamat Sekarang

e. Alamat  Email Nomor  Telepon  yang  mudah  dihubungi

 

 








 


LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR NEUTRON YOGYAKARTA © 2017
Jl. Taman Siswa Gg. Trustha Jumena Yogyakarta. Telp : (0274) 450300, (0274) 418934 Fax : (0274) 450999
Best Viewed with Chrome   
reDesign by  IT Team