bimbingan belajar neutron siap lebih dini 2-3 semester

bimbingan belajar crash program neutron

bimbingan belajar neutron sukses sbmptn 2017

bimbingan belajar program minggu kedinasan neutron

bimbingan belajar neutron priority iup - ugm

bimbingan belajar program minggu neutron

bimbingan belajar neutron siap lebih dini SLD

bimbingan belajar neutron siap lebih dini excellent priority ions

bimbingan belajar neutron siap lebih dini excellent

bimbingan belajar program minggu neutron

bimbingan belajar neutron ujinas

bimbingan belajar neutron

bimbingan belajar neutron ukk

siswa neutron diterima ptn


i-link takes you abroad, belajar, kuliah ke luar negeri




 
 
 
 
Artikel
 

 

 

Untuk tulisan serial kesebelas, akan penulis sajikan profil dan juga prospek jurusan / program studi bidang kesehatan

 

1. Pendidikan Dokter

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRAEOCMj3XreiYhGllkqtqKkYEsKWdZWVHX3DeEhC1Iyz1oAdTsgg

Ini dia jurusan yang jadi idola banyak orang. Bukan saja para siswa tetapi juga para orang tua siswa. Saking favoritnya jurusan ini konon sampai ada orang tua yang memaksa anaknya menjadi dokter atau kalau gagal memaksa anaknya jadi dokter, sekurang-kurangnya punya menantu seorang dokter ( lebay banget nggak sih...? ). Apa sich sebenarnya yang dipelajari di Pendidikan Dokter atau yang lebih keren disebut KU alias Kedokteran Umum ?

 

Ilmu kedokteran pada dasarnya mempelajari bagaimana cara mendiagnosis atau menyimpulkan kondisi kesehatan atau penyakit yang dialami seseorang (pasien) dan mengobati maupun mencegah timbulnya kembali penyakit atau kondisi buruk tersebut. Hal-hal yang dipelajari dalam pendidikan dokter antara lain biokimia, anatomi, biologi sel dan molekuler, fisiologi, genetika, mikrobiologi, farmakologi, ilmu bedah, obsetri dll.

 

Kuliah pendidikan dokter umumnya dibagi dua fase, yaitu: Fase Pre-klinik dan Fase Klinik.
Fase Pre-Klinik adalah fase belajar dimana mahasiswa masih dihadapkan dengan dunia kampusnya sendiri seperti belajar di kelas, baik teori maupun praktikum hingga melakukan riset. Lama belajar di fase ini adalah 8 semester (jika tidak molor, meski bisa juga lebih cepat) dan mendapatkan gelar S.Ked. Namun dengan gelar ini belum berhak untuk melakukan praktek kerja.
Setelah fase pre-klinik kita akan bertemu fase Klinik, di fase ini bisa dibilang kalian akan menemukan kepaniteraan klinik atau praktek atau ko-ass di rumah sakit. Lama fase ini adalah sekitar 2 tahun (walaupun terkadang ada yg lebih lama dari fase tersebut). Di fase ini tentunya kamu akan mempraktekan semua ilmu yang telah kamu dapat di fase preklinik.
Setelah melewati fase klinik, m ahasiswa calon dokter tersebut akan diangkat sumpahnya dan mengurus izin praktek untuk dapat melaksanakan praktek dan menjadi Dokter Umum.

 

Bagaimana prospek kerja lulusan pendidikan dokter ? Tidak perlu dipertanyakan lagi, lulusan Pendidikan Dokter biasanya mudah mencari pekerjaan. Lulusan dari jurusan ini memiliki izin untuk praktek dokter di rumah sakit atau membuka klinik sendiri untuk praktek. Bisa juga menjadi dosen, peneliti, bekerja di Departemen Kesehatan, TNI, atau kepolisian. Beberapa posisi manajerial di industri kesehatan juga menerima lulusan dari jurusan ini.

 

Untuk perguruan tinggi yang membuka jurusan ini cukup banyak baik negeri maupun swasta. Untuk perguruan tinggi negeri yang membuka jurusan/prodi pendidikan dokter ini sangat banyak diantaranya Univ. Syahkuala, Univ. Malikussaleh, USU, Univ. Andalas, UNRI, Univ. Jambi, UNILA, UI, UNPAD, UGM, UNDIP, UNS, UNSOED, UNIBRAW, UNAIR, UNEJ, UNUD dan lain-lain

 

 

2. Kedokteran Gigi

Kedokteran gigi merupakan bagian dari ilmu kedokteran yang khusus mempelajari segala hal yang berkaitan dengan gigi. Menariknya, meskipun sudah sangat spesifik, untuk menjadi dokter gigi tidak perlu mengambil program spesialis. Masa kuliahnya secara umum sama dengan pendidikan dokter.

 

Apa yang secara khusus dipelajari di kedokteran gigi ? Jika kita kuliah di kedokteran gigi, maka akan ada banyak hal yang dipelajari diantaranya il mu Kedokteran Dasar seperti Anatomi Umum, Fisiologi Umum, Histologi Umum, Biokimia Umum, Patologi Umum,
Ilmu Kedokteran Gigi Dasar mencakup Anatomi Gigi dan Rongga Mulut, Fisiologi Gigi, Histologi Gigi dan Rongga Mulut, Biokimia Gigi, Patologi Gigi, juga dipelajari tentang Saluran Pencernaan dan Wajah/Kepala, juga Biologi Oral dan Material Gigi, Ilmu Farmasi Umum dan Farmasi Kedokteran Gigi termasuk juga dipelajari tentang ilmu humaniora seperti

 


Psikologi dan Sosiologi Medis. Dipelajari juga tentang Ilmu Kedokteran Gigi Klinik, mencakup Pedodontik (Gigi Anak), Prostodontik (Estetika Gigi), Periodontik, Bedah Maksilofasial, Radiologi, Anestesi.

 

Prospek kerja lulusan Kedokteran Gigi tidak berbeda jauh dengan Pendidikan Dokter. Lulusan dari jurusan ini memiliki izin untuk praktek dokter di rumah sakit atau membuka klinik sendiri untuk praktek. Bisa juga menjadi dosen, peneliti, bekerja di Kementerian Kesehatan, TNI, atau kepolisian. Beberapa posisi manajerial di industri kesehatan juga menerima lulusan dari jurusan ini.

 

Perguruan Tinggi yang membuka jurusan ini tidak sebanyak jurusan Pendidikan Dokter. Unsyah, USU, UNAND, UNSRI, UI, UNPAD, UGM, UNSOED, UNAIR, UNIBRAW, dan UNEJ adalah perguruan tinggi negeri yang membuka jurusan Kedokteran Gigi.

 

 

3. Kedokteran Hewan

http://johan01.blogdetik.com/files/2012/02/dokter-hewan2.jpg

Mahasiswa yang kuliah di kedokteran hewan akan dibekali dengan kemampuan dalam melakukan pemeriksaan fisik dan laboratorik, diagnosis, pencegahan dan penanganan penyakit hewan dan/atau penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia atau manusia ke hewan, tata cara penulisan resep, penyusunan nutrisi hewan, budidaya, peningkatan produksi, serta konservasi dan pemanfaatan satwa untuk kesejahteraan manusia dan lingkungan.

 

Banyak pandangan negatif tentang prospek seorang Dokter Hewan. Umumnya mengatakan bahwa lapangan kerja dokter hewan hanya sebatas peternakan dan buka praktik. Sebenarnya lulusan kedokteran hewan mempunyai lapangan kerja yang sangat luas. Seorang lulusan kedokteran hewan dapat bekerja di balai karantina hewan, kebun binatang, industri makanan ternak, Kementerian Kesehatan, laboratorium dan lembaga penelitian, pengajar/dosen, LSM dan lain-lain.

 

Perguruan Tinggi Negeri yang membuka jurusan Kedokteran hewan adalah UNSYAH, IPB, UGM, UNAIR, UNIBRAW dan UNUD.

 

 

   

 








 


LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR NEUTRON YOGYAKARTA © 2017
Jl. Taman Siswa Gg. Trustha Jumena Yogyakarta. Telp : (0274) 450300, (0274) 418934 Fax : (0274) 450999
Best Viewed with Chrome   
reDesign by  IT Team