bimbingan belajar neutron siap lebih dini 2-3 semester

bimbingan belajar crash program neutron

bimbingan belajar neutron sukses sbmptn 2017

bimbingan belajar program minggu kedinasan neutron

bimbingan belajar neutron priority iup - ugm

bimbingan belajar program minggu neutron

bimbingan belajar neutron siap lebih dini SLD

bimbingan belajar neutron siap lebih dini excellent priority ions

bimbingan belajar neutron siap lebih dini excellent

bimbingan belajar program minggu neutron

bimbingan belajar neutron ujinas

bimbingan belajar neutron

bimbingan belajar neutron ukk

siswa neutron diterima ptn


i-link takes you abroad, belajar, kuliah ke luar negeri




 
 
 
 
Artikel
 

 

 

Pada serial tulisan kedelapan ini masih akan penulis sajikan Jurusan / Program Studi yang ada di fakultas teknik. Untuk kali ini akan penulis sajikan profil dan prospek Teknik Kimia, Teknik Perkapalan, Teknik Kelautan, Teknik Nuklir dan Teknik Metalurgi

 

 

9. Teknik Kimia

https://encrypted-tbn3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcQ861y1RAc5VuPJpc7mZ6tgwAEkN6IaAfZnvi6RavE5On-8EUSgeQ

Teknik Kimia adalah suatu cabang ilmu teknik/rekayasa yang mempelajari pemrosesan barang mentah menjadi barang yang berguna secara ekonomis, dengan langkah-langkah yang melibatkan peristiwa kimia, biologis dan /atau fisis sehingga mengalami perubahan tingkat wujud, kandungan energi, atau komposisi. Pada dasarnya ilmu Teknik Kimia merupakan aplikasi dari ilmu kimia dengan menggabungkan kaidah-kaidah engineering serta memasukkan faktor-faktor ekonomi dan sosial dalam aplikasi industrinya.

 

Dasar ilmu dari Teknik Kimia adalah kimia, fisika, dan thermodinamika. Teknik kimia tidak diarahkan untuk upaya penemuan zat-zat, struktur maupun reaksi baru, tetapi lebih pada upaya menciptakan proses yang ekonomis.

 

Lulusan Teknik kimia dapat bekerja di berbagai bidang seperti di bidang industri ( industri pupuk, industri pestisida, industri pengolahan hasil hutan, pengolahan minyak dan gas bumi, industri kimia dasar, industri bahan makanan dan minuman dll ), di bidang akademis maupun lembaga pemerintahan ( dosen di perguruan tinggi negeri maupun swasta, Kementerian Energi dan sumber daya mineral, Kementerian perindustrian ). Lulusan Teknik Kimia juga dapat bekerja di lembaga-lembaga penelitian seperti LIPI, BPPT, Amdal.

 

Perguruan Tinggi Negeri yang membuka jurusan/prodi Teknik Kimia diantaranya ITB, UNDIP, UGM, UNS, UI, UNSRI, USU, Untirta.

 

 

10. Teknik Perkapalan

 

https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRoVn3t44AvnatvDYuL50qaY5kXDDcqYFDG2dcucdP_-cOMx7CY1g

Teknik Perkapalan adalah suatu disiplin ilmu keteknikan yang mempelajari sebuah sistem kerja kapal yang menyangkut perencanaan dan pembangunan sebuah kapal mulai dari bentuk badan kapal dan rencana umum, kebutuhan daya mesin, struktur dan stabilitas, serta pengoperasian kapal yang sudah jadi untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam hal sarana transportasi.

 

Ilmu Teknik Perkapalan juga diterapkan dalam perkembangan bahari/kelautan di Indonesia, antara lain digunakan sebagai eksplorasi hidrokarbon laut, fishing (pemancingan, red), rekreasi laut, dan juga transportasi.

 

Keahlian yang diberikan kepada mahasiswa Teknik Perkapalan meliputi keahlian perencanaan kapal yang juga termasuk teori bangunan kapal, seperti: hidrostatik, stabilitas, trim, peluncuran dan lain-lain. Dan juga keahlian dalam bidang kekuatan, struktur serta teknologi pembangunan dan reparasi kapal, serta keahlian tambahan lainnya.

 

Sarjana Teknik Perkapalan dapat bekerja sebagai tenaga ahli untuk bidang perencanaan, pembangunan, perbaikan kapal dan alat apung lainnya pada industri maritim. Selain itu dapat pula menjadi Quality Surveyor pada pengerjaan di galangan kapal nasional maupun internasional, tenaga ahli perkapalan di Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, tenaga ahli di laboratorium teknik perkapalan atau berwiraswasta.

 

Tidak banyak perguruan tinggi negeri yang membuka program studi ini. Tercatat hanya ITS, UI, UNHAS, UNPATTI dan UNDIP saja yang membuka jurusan Teknik Perkapalan.

 

 

11. Teknik Kelautan

https://encrypted-tbn2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcSAiSUxT7uQby-027qxJ41hTkIpHBMXjnvNkcBzl0NgWlrjD6vdlg

Banyak yang kurang mengerti dan memahami tentang Juruan Teknik Kelautan, terutama yang dipelajari di jurusan ini. Sebagian besar menyangka Teknik Kelautan mempelajari ilmu dasar atau sains tentang laut itu sendiri, dan bukan soal teknik atau rekayasaanya, p adahal dari namanya sendiri sudah tertulis jelas Teknik Kelautan, jadi jurusan ini tidak sama dengan jurusan  Ilmu Kelautan, Oceanography, atau bahkan jurusan tentang Perikanan.

 

Pada prinsipnya ilmu yang akan dipelajari pada Teknik Kelautan banyak berkaitan dengan ilmu fisika terapan, terutama ilmu mekanika. Sedangkan infrastruktur keairan yang dipelajari mulai dari batas pantai ke laut lepas. Bidang kajian yang akan di bahas dalam Teknik Kelautan antara lain adalah bangunan lepas pantai, proses pantai, bangunan pelindung pantai, teknik perkapalan, akustik bawah laut, hidrodinamika laut, dan penyebaran polutan.

 

Lalu, bagaimana prospek kerja lulusan Teknik Kelautan ? Sebagian besar lulusan Teknik Kelautan terlibat dalam kegiatan industri galangan kapal seperti PT. PAL Indonesia, PT. Dok Kodja Bahari, PT. Dumas, dan lainnya. Selain itu, lulusan Teknik Kelautan juga tersebar di berbagai bidang industri antara lain seperti: Perusahaan Gas dan Perminyakan, Konsultan Offshore Engineering Asing & Lokal, Kontraktor Offshore Engineering dan Civil Asing dan Lokal, Industri Rancang-Bangun, Lembaga Penelitian dan departemen pemerintahan (Departemen Kelautan dan Perikanan, BAPENAS, PPGL, Dirjen Migas, BPPT, dll), dan sebagainya.

 

Jika kita ingin kuliah di Teknik Kelautan, maka hanya ada du perguruan tinggi negeri yang membuka program studi ini yaitu ITB dan ITS.

 

 

12. Teknik Nuklir

 

Mendengar namanya terlintas di benak para siswa bahwa nuklir identik dengan bom. Sebenarnya tidak begitu sih..lalu apa itu teknik nuklir ? Teknik nuklir adalah penerapan praktis bidang ilmu inti atom yang disarikan dari prinsip-prinsip fisika nuklir dan interaksi antara radiasi dan material . Bidang keteknikan ini mencakup perancangan, pengembangan, percobaan, operasi dan perawatan sistem dan komponen fusi nuklir , khususnya reaktor nuklir , PLTN dan/atau senjata nuklir . Bidang ini juga dapat mencakup studi tentang fisi nuklir, aplikasi radiasi pada kedokteran nuklir , keselamatan nuklir , perpindahan panas , teknologi pengelolaan bahan bakar nuklir , proliferasi nuklir , dan efek limbah radioaktif atau radioaktivitas lingkungan .

https://encrypted-tbn0.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRppmGj7ZUDsxDBNqutJy8-v00oVzEEzukAl1AGLpGfVVoxS8_8

 

Di bidang apa sajakah sarjana Teknik Nuklir bisa bekerja ?

 

Di bidang pertanian , sarjana teknik nuklir dibutuhkan untuk rekayasa genetika pada benih padi dan kedelai untuk mendapatkan benih yang unggul

 

Di industri kertas , sarjana teknik nuklir dibutuhkan untuk quality control ketebalan kertas

 

Di bidang kedokteran , sarjana teknik nuklir dibutuhkan untuk rontgen dan kemoterapy. Berikutnya, tentu saja di reaktor nuklir maupun PLTN

 

Saat ini perguruan tinggi negeri yang membuka prodi teknik nuklir hanya UGM

 

 

13. Teknik Metalurgi dan Material

 

Teknik Metalurgi adalah bidang ilmu keteknikan yang membahas tentang proses pengolahan mineral (termasuk pengolahan batubara), proses ekstraksi logam dan pembuatan paduan, hubungan perilaku sifat mekanik logam dengan strukturnya, proses penguatan logam serta fenomena-fenomena kegagalan dan degradasi logam. Sedangkan Teknik Material adalah bidang ilmu keteknikan yang membahas tentang sifat-sifat bahan dan hubungan antara struktur bahan dan sifatnya serta mempelajari tentang desain berbagai jenis material (logam, plastik, keramik, komposit) untuk aplikasi tertentu.

 

Lingkup ilmu Teknik Metalurgi begitu luas, dimulai dari pengolahan mineral (mineral dressing), ekstraksi logam dan pemurniannya, perekayasaan sifat fisik logam (physical metallurgy), proses produksi logam (mekanichal metallurgy), teknologi perancangan dan pengoperasian sistem-sistem metalurgi hingga fenomena kegagalan struktur logam akibat beban mekanik dan degradasi logam akibat berinteraksi dengan lingkungannya termasuk pengendaliannya, serta teknologi daur ulang. Sedangkan lingkup ilmu Teknik Material adalah mengenai teknik proses atau fabrikasi (pengecoran, pengerolan, pengelasan, dan lain-lain), teknik analisa, kalorimetri, mikroskopi optik dan elektron, dan lain-lain), serta analisa biaya atau keuntungan dalam produksi material untuk industri.

 

Lulusan Teknik Metalurgi dan Material dapat bekerja pada berbagai bidang diantaranya adalah :

1.  Bidang Industri Pertambangan (PT. Freeport Indonesia, PT. Aneka Tambang, PT. Timah, PT. Newmont Nusa Tenggara, industri semen, pengolahan mineral bahan keramik dan bahan refraktori)

2.  Bidang Industri Ekstraksi Dan Peleburan Logam (PT. INCO, PT. Aneka Tambang, PT. Timah, PT. Inalum, PT. Krakatau Steel, industri pengolah emas-perak, dll)

3.   Bidang Industri Manufaktur (industri pengecoran logam, industri otomotif, pesawat terbang, kereta api, perkapalan, industri pembuatan mesin dan komponen)

4.  Bidang Industri Perminyakan Dan Gas (pada bidang ini, lulusan Teknik Metalurgi dan Material dapat menduduki posisi sebagai corrosion engineers, pipeline risk & assessment, dan metallurgical failure analyst)

5.  Bidang Lembaga Penelitian, Akademisi, dan Pemerintahan

6.  Dan Bidang Lain (Mikroelektronik, konsultan, Bidang Kesehatan, dan Bidang Pembangkit Energi Listrik)

Perguruan tinggi yang membuka jurusan / prodi ini adalah UI, ITB, ITS dan UNTIRTA

 

 

 

   

 








 


LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR NEUTRON YOGYAKARTA © 2017
Jl. Taman Siswa Gg. Trustha Jumena Yogyakarta. Telp : (0274) 450300, (0274) 418934 Fax : (0274) 450999
Best Viewed with Chrome   
reDesign by  IT Team