bimbingan belajar neutron siap lebih dini SLD

bimbingan belajar program khusus seleksi masuk pkn stan neutron

bimbingan belajar program khusus seleksi mandiri ugm neutron

bimbingan belajar program khusus seleksi mandiri undip neutron

bimbingan belajar neutron sukses sbmptn 2017

bimbingan belajar neutron siap lebih dini 2-3 semester

bimbingan belajar crash program neutron

bimbingan belajar neutron priority iup - ugm

bimbingan belajar program minggu neutron

bimbingan belajar neutron siap lebih dini excellent priority ions

bimbingan belajar neutron siap lebih dini excellent

bimbingan belajar program minggu neutron

bimbingan belajar neutron ujinas

bimbingan belajar neutron

bimbingan belajar neutron ukk

siswa neutron diterima ptn


i-link takes you abroad, belajar, kuliah ke luar negeri




 
 
 
 
INFO PTN

SEKOLAH TINGGI PARIWISATA NUSA DUA BALI

 

 

 

 

Sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi perkembangan kepariwisataan Bali, maka pada tahun 1972 Pemerintah Indonesia melalui kerjasama dengan UNDP dan ILO melaksanakan studi yang salah satu outputnya adalah berupa rekomendasi untuk membangun lembaga pendidikan dan pelatihan perhotelan dan kepariwisataan yang mampu menghasilkan SDM pariwisata yang profesional. Sebagai tindak lanjut dari rekomendasi studi tersebut, maka dibentuk Pusat Pendidikan Perhotelan dan Pariwisata Bali atau yang dikenal dengan nama P4B yang pembangunannya dicetuskan tanggal 25 Januari 1975. Disamping untuk memenuhi kebutuhan industri pariwisata dan perhotelan yang ada di Bali, lembaga ini juga dimaksudkan untuk menyiapkan kader/insan pariwisata profesional untuk kawasan Indonesia bagian timur, sedangkan NHI (yang sekarang bernama Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung) dimaksudkan untuk menyiapkan kader pariwisata untuk kawasan Indonesia bagian barat. Kampus lembaga pendidikan ini awalnya terletak di kawasan wisata Nusa Dua Bali dibangun diatas tanah seluas 7 hektar.

P4B merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis dari PT. Pengembangan Pariwisata Bali atau Bali Tourism Development Corporation (BTDC) yang mengelola kawasan wisata Nusa Dua. Setelah penyusunan kurikulum pendidikan dari tahun 1976 s/d 1977, maka pada tanggal 27 Maret 1978 lembaga pendidikan ini mulai melaksanakan kegiatan pendidikan dan pelatihan (Prevocational Training Programme) bagi 120 orang tamatan sekolah dasar atau siswa “drop out” SLTP yang berasal dari Bualu, Tanjung, Sawangan, Bukit dan Jimbaran. Setelah itu pada tahun 1978 P4B mulai menerima mahasiswa reguler dari lulusan SMA atau yang sederajat.

Pada tanggal 22 Januari 1982 pengelolaan P4B dialihkan dari PT. BTDC kepada Badan Pendidikan dan Latihan Departemen Perhubungan sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Perhubungan Nomor : 303/DL.005/PHB-81 tanggal 18 Desember 1981, tentang Pendirian Balai Pendidikan dan Latihan Pariwisata Bali. Melalui surat tersebut, P4B diubah namanya menjadi “Balai Pendidikan dan Latihan Pariwisata Bali” yang disingkat dengan BPLP Bali. Pada tahun 1983 sesuai Surat Keputusan Menteri Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi (Deparpostel) No : Km.08/OT.083/PPT-83 tentang Organisasi dan Tata Kerja Deparpostel, pengelolaan BPLP Bali dialihkan pada Departemen Pariwisata, Pos dan Telekomunikasi. Pada periode ini pendidikan dan pelatihan perhotelan dan pariwisata untuk program reguler dikonsentrasikan pada jenjang Diploma I, II, dan III. Konsentrasi program tersebut disesuaikan dengan (a) kebutuhan industri pariwisata saat itu yang sebagian besar memerlukan tenaga pelaksana, penyelia, hingga kepala bagian dan (b) kemampuan lembaga untuk menyiapkan insan pariwisata dan perhotelan professional pada jenjang tertentu.

Sebagai antisipasi atas perkembangan industri pariwisata ke depan dan tuntutan industri pariwisata akan SDM pariwisata tingkat pimpinan yang profesional, maka status BPLP Bali ditingkatkan menjadi Sekolah Tinggi Pariwisata dengan konsentrasi program pendidikan dan pelatihan pada jenjang Diploma II, III dan IV. Peningkatan status BPLP menjadi Sekolah Tinggi Pariwisata didasarkan atas Keputusan Presiden Nomor 102 tahun 1993 yang selanjutnya disebut “Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali (STPNB)” yang bertanggung jawab langsung kepada Badan Pengembangan Sumberdaya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi-Kreatif.


Selain tenaga kerja yang professional, tuntutan masyarakat juga membutuhkan tenaga ahli dibidang pengembangan dan penelitian kepariwisataan, maka STPNB sejak tahun 2008 membuka program Sarjana (S1) bidang Bisnis Hospitaliti (BHP) dan S1 bidang Destinasi Pariwisata (DPW) pada tahun 2009.


Jurusan dan program studi yang dibuka di Sekolah Tinggi Pariwisata Nusa Dua Bali meliputi :

  1. Jurusan Kepariwisataan, dengan program studi:
    1. Sarjana (S.1) Destinasi Pariwisata (DPW)
    2. Diploma IV (D.4) Manajemen Kepariwisataan (MKP)
  2. Jurusan Hospitaliti, dengan program studi:
    1. Sarjana (S.1) Bisnis Hospitaliti (BHP)
    2. Diploma IV (D.4) Administrasi Perhotelan (ADH)
    3. Diploma IV (D.4) Manajemen Akuntansi Hospitaliti (MAH)
    4. Diploma III (D.3) Manajemen Divisi Kamar (MDK)
    5. Diploma III (D.3) Manajemen Tata Hidangan (MTH)
    6. Diploma III (D.3) Manajemen Tata Boga (MTB)
  3. Jurusan Perjalanan, dengan program studi:
    1. Diploma IV (D.4) Manajemen Bisnis Perjalanan (MBP)
    2. Diploma IV (D.4) Manajemen Konvensi dan Perhelatan (MKH)

Keterangan lebih lengkap dapat diakses di www.stpbali.ac.id

 

 

 

 








 


LEMBAGA BIMBINGAN BELAJAR NEUTRON YOGYAKARTA © 2018
Jl. Taman Siswa Gg. Trustha Jumena Yogyakarta. Telp : (0274) 450300, (0274) 418934 Fax : (0274) 450999
Best Viewed with Chrome   
reDesign by  IT Team